Total Tayangan Halaman
Kamis, 31 Oktober 2013
Jumat, 23 November 2012
Tadabur Alam
Tanggal
15-16 November 2012, daQu School telah menyelenggarakan kemah perdana yang
bertema “Tadabur Alam DaQu School”. Kegiatan ini dilangsungkan di bumi
perkemahan Karanggeneng Gunung Pati yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 2
sampai dengan kelas 5. Kegiatan pramuka pertama yang diadakan di luar
lingkungan sekolah ini dibagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok siaga yang (tidak
bermalam) dan kelompok penggalang (bermalam). Para siswa dan siswi begitu
antusias karena ini adalah kegiatan perdana mereka.
Kegiatan
Tadabur Alam diisi dengan berbagai macam acara diantaranya pesta siaga yang
berisi berbagai macam game yang dibagi ke dalam beberapa pos, tradisional game,
movie corner, olahraga dan senam,
penjelajahan alam serta kegiatan-kegiatan lainnya yang bertujuan untuk melatih
kepemimpinan dan kemandirian anak. Selain berbagai kegiatan yang berhubungan
dengan kepramukaan, Tadabur Alam juga diisi dengan kegiatan keagamaan seperti
shalat berjamaan, tahsin dan tahfidz, festival muharam karena bertepatan dengan
tahun baru hijriah, dan lain-lain.
Yang
unik dari kegiatan Tadabur Alam adalah adanya kegiatan keagamaan yang dikemas
secara menarik untuk dilaksanakan di alam bebas. Sebagai contoh, pada acara api unggun, yang
biasanya dilakukan dengan menyanyi dan pertunjukan seni lainnya, pada kegiatan
ini DaQu mengemasnya dengan kegiatan lain. Acara api unggun selain diisi dengan
pembacaan dasadarma pramukan, didakan juga festival muharam yang berisi
lomba-lomba seperti membaca Qur’an dan sari tilawah, berkreasi dengan stik es
krim, dan lomba-lomba yang mengasah kreativitas lainnya serta pembacaan komitmen
secara bersama yang berisi tentang janji untuk tidak meninggalkan kewajiban
shalat 5 waktu yang bertujuan untuk mengingatkan anak agar senantiasa menjaga
shalatnya dimanapun dia berada dan dalam keadaan apapun, amin. Selain itu,
kegiatan jurit malam yang biasa dilakukan dalam kegiatan pramuka juga diganti
dengan kegiatan shalat malam muhasabah bersama.
Meski
kegiatan berlangsung dengan jadwal yang padat, anak-anak menikmatinya dengan
tanpa keluhan. Mereka terlihat senang dan berharap bahwa kegiatan ini akan
diadakan secara berkala. Pada akhir acara, ditutup dengan kesepakatan bersama
bahwa kegiatan Tadabur Alam akan diadakan lagi dengan catatan anak-anak
menepati komitmen yang telah diucapkan.
Minggu, 12 Agustus 2012
Pesantren Rmadhan
Pesantren Ramadhan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh siswa-siswi daQu School setiap tahunnya sebagai penutup kegiatan belajar mengajar sebelum libur lebaran. Tahun ini, kegiatan menginap di sekolah diadakan lebih singkat, hanya dua hari satu malam, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu tiga hari dua malam.
Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter anak, supaya selama libur tidak meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan seperti shalat awal waktu, murojaah hafalan surat dan lain-lain yang semuanya dikemas dengan tema "having fun". Anak-anak begitu antusias mengikuti kegiatan ini. Bahkan ada yang berencana untuk tidak tidur selama menginap.
Beberapa materi seperti akidah, fiqih dan game disampaikan dan dibimbing oleh para guru. Dan yang paling berkesan adalah kegiatan shalat malam dan muhasabah. Banyak anak-anak yang menangis baik muslim maupun muslimah. Seorang guru berkomentar "Sungguh, kalau bukan karena hati yang digerakkan oleh Allah, anak-anak yang tidak berdosa ini tidak akan menangis sesenggukan". Subhanallah. Satu anak bercerita kepada missnya ketika makan sahur.
"Miss, aku tadi nangis"
"Ouw..Subhanallah"
"Aku juga nangis Miss" yang lain menimpali dengan polosnya
"Habisnya sudah ga bisa nahan miss. Yang pertama vina nahan nangis, yang kedua juga berusaha nahan nangis, tapi lama-lama airmatanya keluar sendiri",
"Vina takut, kalu pulang nanti tidak bertemu mama sama papa lagi"
Sang guru menimpali dengan candaannya, "Vina nanti juga ga ketemu mama papa, karena sembunyi di kamar mandi."
"Ahhh...Miss..." mereka pun tertawa bersama.
Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter anak, supaya selama libur tidak meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan seperti shalat awal waktu, murojaah hafalan surat dan lain-lain yang semuanya dikemas dengan tema "having fun". Anak-anak begitu antusias mengikuti kegiatan ini. Bahkan ada yang berencana untuk tidak tidur selama menginap.
Beberapa materi seperti akidah, fiqih dan game disampaikan dan dibimbing oleh para guru. Dan yang paling berkesan adalah kegiatan shalat malam dan muhasabah. Banyak anak-anak yang menangis baik muslim maupun muslimah. Seorang guru berkomentar "Sungguh, kalau bukan karena hati yang digerakkan oleh Allah, anak-anak yang tidak berdosa ini tidak akan menangis sesenggukan". Subhanallah. Satu anak bercerita kepada missnya ketika makan sahur.
"Miss, aku tadi nangis"
"Ouw..Subhanallah"
"Aku juga nangis Miss" yang lain menimpali dengan polosnya
"Habisnya sudah ga bisa nahan miss. Yang pertama vina nahan nangis, yang kedua juga berusaha nahan nangis, tapi lama-lama airmatanya keluar sendiri",
"Vina takut, kalu pulang nanti tidak bertemu mama sama papa lagi"
Sang guru menimpali dengan candaannya, "Vina nanti juga ga ketemu mama papa, karena sembunyi di kamar mandi."
"Ahhh...Miss..." mereka pun tertawa bersama.
Kamis, 19 Juli 2012
Menyambut Ramadhan
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia. "Marhaban Ya Ramadhan", kini bulan itu datang lagi, bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Meski untuk tahun ini ada perbedaan keyakinan untuk mengawali Ramadhan, tapi semua itu tidak menyurutkan semangat untuk menyambut bulan yang penuh berkah.
Salah satu kegiatan yang diadakan oleh siswa-siswi daQu School adalah mengadakan Tarhib Ramadhan, yaitu kegiatan berkeliling daerah sekitar sekolah untuk mengajak masyarakat sekitar bersama-sama menyambut Ramadhan. Kegiatan kali ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena tarhib kali ini dimeriahkan pula oleh rebana dari kakak-kakak kelas 4 dan kelas 5.
Berbagi kurma dan bunga manggar merupakan salah satu tradisi dalam tarhib di daQu School. Kegiatan berbagi ini memberikan pendidikan kepada anak-anak untuk senantiasa bersyukur atas rizki yang diberikan Allah dan berbagi kepada sesama. Selain itu, kurma yang diikatkan pada bunga manggar menjadi salah satu cara menarik bagi adik-adik TK untuk ikut bergabung dalam kegiatan tarhib bersama kakak-kakak SD.Dan kami, seluruh keluarga daQu School mengucapkan "Selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, mohon maaf lahir dan batin".
Sabtu, 21 Januari 2012
SELEKSI ALAM SELEKSI IMAM
Siang jumat itu seperti biasa, semua muslim di daQu
School menghilang dari peredaran alias shalat Jumat. Waktu menunjukkan pukul
12.15 WIB, waktunya anak-anak muslimah menunaikan shalat dhuhur. Biasanya aku
dibantuin temen-temen muslimah untuk menggiring anak-anak ke mushola, tapi kali
ini entah kenapa semuanya ikut menghilang. Yang tersisa hanya satu teman di
bagian keuangan dan satu teman di PPPA. Ah ya sudahlah, toh tidak ada masalah
bagiku untuk meng’handle’ semuanya.
Teeeeeeeetttttttt...........bel
sekolah aku bunyikan, hanya sebagai tanda untuk segera menuju ke mushola. Satu
per satu mereka menuju ke mushola, alhamdulillah tak perlu mengingatkan karena
kali ini tidak ada anak yang bersembunyi atau berniat menunda shalat karena
asyik bermain.
“Siapa imamnya hari ini?” seru salah satu
anak. Ya, setiap hari jumat anak-anak yang bergantian menjadi imam untuk
teman-teman mereka.
“Giliran kelas dua” yang lain menimpali. Sekolah kami karena
sekolah baru dan umurnya baru empat tahun, maka secara otomatis baru ada kelas
1 sampai kelas 4, yang tertinggi. Kelas 4 dan kelas 3 sudah kena giliran pada
semester awal, dan sekarang giliran kelas 2.
“Absen nomer satu siapa?”
“Aisyah (bukan nama asli)”
Aku hanya memperhatikan saja, dan berniat untuk mengambil wudhu, begitu
juga dengan anak-anak yang segera menempatkan sajadah dan mukenanya serta
mengambil air wudhu.
Selesai mengambil wudhu aku masuk ke dalam
mushola, geli sekaligus bangga menyimak pembicaraan mereka. Si Aisyah yang kena
giliran jadi imam sudah bersiap menempatkan diri di posisi imam, tiba-tiba saja
beberapa anak kelas 3 dan kelas 4 mencegahnya.
“Aisyah hari ini imamnya kamu?”
“Iya”
“Sudah tau niat jadi imam belum? Coba lafalkan!” pinta anak kelas
empat
“Usholli fardhodhuhri arba’a rokaatim mustakbilal kiblati adaan
imamal lillahita’ala”, dia melafalkannya dengan lancar. Tapi ternyata tes belum
selesai.
“Bacaan sholatnya sudah hafal belum?” giliran kelas tiga yang
bertanya.
Belum sempat dijawab kelas empat sudah menimpali, “Coba bacaan
tahiyatnya dilafalkan”
Anak kelas empat langsung menembak bacaan
tahiyat akhir karena mungkin itu yang sedikit panjang dan biasanya
terbolak-balik atau ada yang kelewatan. Aku hanya tersenyum bembaca
kekhawatiran mereka, kalau-kalau yang mereka pilih jadi imam ternyata bacaan
shalatnya belum hafal atau masih ada yang salah. Lucu juga, anak-anak untuk
jadi imam ternyata harus melewati serangkaian tes bacaan shlalat dihadapan
teman-temannya. Dalam hati aku bersyukur ternyata mereka paling tidak sudah tahu
syarat-syarat untuk jadi imam.
Membaca ekspresi wajah aisyah yang bengong
campur mengingat-ingat bacaan ditambah rasa terkejut karena tiba-tiba harus di
tes, aku tidak tega hehe. Aku menghentikan niatnya yang hedak melafalkan bacaan
tahiyat. Lagipula waktu sudah menunjukkan pukul 12.25 WIB, sebentar lagi para
muslim sudah kembali ke sekolah, dan mereka juga belum makan siang. Ya
sudahlah, akhirnya satu syarat jadi imam yang biasanya tidak terpenuhi sekarang
terpenuhi, yaitu yang sudah baligh.
Minggu, 25 Desember 2011
Pesantren for kids siapa takut !!!!!!!!!!!!!!
‘’Siapa yang mau ikut mabit?’’ Tanya seorang guru kepada anak-anak TK A dan TK B daqu School, kemudian dengan serentak mereka menjawab’’ saya bu guru’’ begitulah jawaban anak-anak yang tampak sangat gembira dengan kegiatan pesantren for kids yang telah diselenggarakan pada tanggal 15 dan 16 desember 2011.
Pesantren
for kids adalah salah satu program unggulan KB-TK daqu school yang rutin
diadakan setiap empat bulan sekali, karena sesuai dengan visi misi daarul
qur’an yang menginginkan setiap anak didik menjadi generasi yang senantiasa
gemar mendirikan yang wajib dan menghidupkan yang sunnah, sebagaimana keinginan
pembina pesantren dan sekolah daarul Qur’an Ust. Yusuf Mansur bahwa daarul
qur’an didirikan sebagai salah satu sekolah alternatif yang mencetak generasi
qur’ani.
Diantara
tujuan dari kegiatan pesantren for kids adalah melatih kemandirian anak serta
mengenalkan kebiasaan shalat berjamaah dan Tahajud dimalam hari, melatih rasa
tanggung anak terhadap barang-barang
pribadi yang ananda bawa selama kegiatan pesantren kemudian menstimulasi
kecerdasan sosial emosional anak.
Tema pesantren/ mabit
(malam bina iman dan taqwa) pada kali ini adalah’’ Menyambut tahun baru hijriah
1433 H’’. Dalam rangka mengenalkan bahwa bagi umat islam memiliki kalender
penanggalan tersendiri yaitu berdasarkan perputaran bulan atau dalam bahasa
arab terkenal dengan sebutan Qomariah.
Kegiatan
mabit kali terasa lebih seru karena didalamnya terdapat aneka perlombaan yang sarat dengan kegiatan
islami diantaranya lomba adzan, membaca cerita, hafalan surat pendek dan
terakhir pada pagi harinya ditutup dengan
pawai kelilng sekolah dengan membawa spanduk bendara dan memberikan kue kering
kepada setiap masyarakat yang ditemui dijalan.
Sabtu, 24 Desember 2011
Tahajud for Kids hemmmm Aku Bisa.....
“Horeee.....aku bisa bangun malam”, itulah suara anak-anak
yang mengikuti rangkaian acara Tahajud for Kids di TK-SD Daqu School Semarang. Dengan
antusias setiap peserta mengikuti kegiatan mulai dari sore hingga pagi hari.
Serangkaian kegiatan itu dimulai dengan kegiatan opening yang diisi permainan
yang menyenangkan, short story, shalat maghrib dan isya’ berjamaah
serta tidak lupa pula makan malam agar kondisi tubuh tetap terjaga.
Acara mabit atau yang kali ini bertema “Tahajut for Kids” ini biasa diadakan
setiap 3 bulan sekali. Pada kesempatan kali ini, teman-teman SD daQu School tidak
hanya sendiri tetapi juga mengajak teman-teman dari beberapa sekolah SD di
Semarang, dan mereka semuanya berbaur untuk saling mengenal. Tujuan acara ini
adalah untuk melatih anak bersosialisasi dan bekerjasama dengan teman-teman
baru, serta mengingatkan anak untuk tetap beribadah selama liburan.
Dalam kegiatan ini dibentuk 4 kelompok baru yang
terdiri atas beberapa muslim dan muslimah. Adapun nama kelompok mereka
yaitu shalat subuh, shalat asar, shalat maghrib dan shalat isya. Untuk menjaga
kekompakan setiap kelompok diwajibkan membuat yel-yel sendiri berdasaraan kreatifitas
mereka.
Ketika shalat wajib tiba ananda senantiasa distimulasi
untuk shalat sunnah qobliah dan ba’diah yang kemudian dilanjutkan dengan
murajaah hafalan juz 30 yang dipimpin oleh Mr. Wahyu. Tepat pukul tiga pagi Waktu
Indonesia Barat ananda dibangunkan untuk persiapan kegiatan tahajud yang
merupakan kegiatan inti dari event ini. Walau
dengan mata yang sedikit berat, namun anak-anak tetap semangat untuk melakukan
keigatan dini hari ini. Shalat tahajud
tujuh rakaat yang terdiri dari empat rakaat shalat tahajud dan tiga rakaat
shalat witir dilakukan secara berjamaan dengan khusuk.
Kegiatan tahajut
kemudian dilanjutkan dengan doa dan renungan malam yang dipimpin oleh Mr. Fatur.
Untuk menambah kekhusukan peserta, lampu ruang aula sebagai tempat muhasabah
dimatikan. Beberapa anak mulai terdengar menangis karena terharu dan
tersentuh oleh doa yang dilantunkan oleh Mr. Fatur. Acara muhasabah berlanjut
dengan shalat subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan senam pagi ceria yang
diikuti anak-anak dengan gerakan penuh enerjik ’’prok-prok-prok hu ha hahaha’’
bunyi suara tepukan anak-anak diiringi suara penuh semangat terdengar menghiasi
situasi pagi hari yang penuh canda dan keceriaan anak-anak.
Yang tidak kalah serunya yaitu adanya beberapa game outdoor
antar kelompok dan permainan yang melibatkan seluruh kelompok. Game ini semakin
memacu kekompakan didalam kelompok, sehingga ananda benar-benar
mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan kesolidan timnya masing-masing.
Langganan:
Postingan (Atom)




